Saat kalian menginstall Windows, saat login kalian langsung diberi hak
administrator. Sehingga kalian diberi kebebasan untuk mengotak atik
sistem nya. Saat virus berhasil masuk. udah dah dapet akses dah Virusnya.
Lalu Bagaimana Dengan Linux ? Saat kalian login user, kalian belum bisa untuk mengotak atik file
sistem. Bahkan untuk sekedar meng copy file ke folder /root pun kalian
tidak akan bisa. Kalian membutuhkan perintah sudo (switch user and do)
atau autentifikasi ganda. bayangkan jika "seandainya" Virus Masuk mereka tidak bisa berbuat apa karena mereka tidak mempunya akses kemana-mana jadi tapi saya ga ngomong Linux 100% Aman dari virus Karena No System Is safe. Ok Back Topic kali ini saya bedakan menjadi 4.
1. Malware (Malicious Software)
Malware adalah sebuah software atau kode yang diciptakan oleh seseorang
dengan tujuan jahat. Sebenarnya Malware itu adalah sebuah software atau
program komputer, namun Malware dibuat dengan tujuan untuk merugikan
orang lain. Malware dapat mengubah data (menghapus, menyembunyikan, dan
mencuri), menghabiskan bandwith dan juga sumber daya lain tanpa seijin
pemilik komputer yang tentunya akan merugikan orang lain.
Yang kita bahas disini virus pada komputer loh ya, bukan virus flu burung.
Virus komputer adalah Malware yang menginfeksi sebuah komputer dengan bantuan pihak ketiga untuk mengaktifkan/ menjalankan dirinya – biasanya pemilik komputer itu sendiri. Virus tidak bisa otomatis mengaktifkan dirinya sendiri dan menginfeksi sebuah komputer tapi harus ada tindakan dari pihak ketiga yaitu pengguna komputer. Biasanya virus dibuat seperti program lain yang sering digunakan oleh pemilik komputer sehingga pemilik komputer itu mau mengaktifkan virus tersebut. Beberapa program komputer yang sering ditiru oleh virus adalah program .JPG, .doc, atau folder yang yang bila diklik akan mengaktifkan si virus.
Virus komputer adalah Malware yang menginfeksi sebuah komputer dengan bantuan pihak ketiga untuk mengaktifkan/ menjalankan dirinya – biasanya pemilik komputer itu sendiri. Virus tidak bisa otomatis mengaktifkan dirinya sendiri dan menginfeksi sebuah komputer tapi harus ada tindakan dari pihak ketiga yaitu pengguna komputer. Biasanya virus dibuat seperti program lain yang sering digunakan oleh pemilik komputer sehingga pemilik komputer itu mau mengaktifkan virus tersebut. Beberapa program komputer yang sering ditiru oleh virus adalah program .JPG, .doc, atau folder yang yang bila diklik akan mengaktifkan si virus.
Untuk lebih meyakinkan pengguna komputer, seringkali pencipta sebuah
virus memalsukan virusnya dalam bentuk icon atau ekstensi gambar porno,
atau bentuk lain yang dapat menarik perhatian si pemilik komputer untuk
melakukan klik sehingga mengaktifkan virus tersebut.
Worm merupakan program yang sejenis dengan virus dan memiliki tujuan
yang sama yaitu untuk menginfeksi system computer. Akan tetapi arti dan
cara kerjanya sudah berbeda dengan virus. Worm dapat diartikan sebagai
program malware yang menginfeksi computer user dengan cara secara
otomatis bekerja sendiri tanpa harus ada user yang menjalankannya, dan
setelah worm itu telah masuk kesistem computer, maka dia akan dengan
mudah masuk kedalam computer yang lain yang terhubung dengan computer
yang terkena worm tersebut.
Trojan biasanya disisipkan dalam crack / patch game bajakan, atau juga
aplikasi dengan modus keyloger. Cara kerjanya, trojan akan merekam semua
ketikan di keyboard kalian, dan mengirim nya ke email / server si
pembuat trojan tersebut. Trojan biasanya digunakan untuk aksi spying.
Ada banyak cara yang dilakukan untuk menangkis virus, malware, trojan
serta worm. Memakai antivirus, menghidupkan firewall , mengupdate OS
dll.
Namun jika kalian adalah pengguna Linux, kalian sudah selangkah lebih maju dalam menghadapi ancaman ancaman diatas.
98% virus tidak akan bekerja di Linux.
Terimakasih Telah View Artikel Saya kali ini dan tetap kunjungi Blog saya jangan Lupa dengan Artikel Ini
Hacking Post
Source: http://www.linuxsec.org/




0 Komentar
Tinggalkan Komentar